in

“Kasian jenazah terlantar” – Penggali Kubur di Indonesia Luah Rasa Penat, Terpaksa Gali Kubur Dari 7 Pagi Sampai 10 Malam Tanpa Henti

Indonesia Covid 19

Ikuti kami di Facebook, Youtube, Twitter, and Instagram untuk berita terkini setiap hari.

Semakin parah… Kes COVID 19 di negara jiran kita, Indonesia semakin lama semakin memburuk. Jumlah kes kini dilaporkan sudah melebihi 245,000 dan kes harian yang terbaru pula mencecah 3,989 sehari.



Lebih mengharukan, kes kematian di Indonesia kini sudah mencecah 9,553 kes hingga setakat ini. Hampir setiap hari, berpuluh atau beratus kematian dicatatkan setiap hari sehingga menjadikan tanah perkuburan di Indonesia semakin lama semakin sesak.

Menerusi perkongsian Instagram penulis novel Syurga Yang Tak Dirindukan, Asma Nadia, beliau berkongsi sebuah video luahan para penggali kubur di Indonesia yang sudah semakin penat setiap hari menggali kubur jenazah COVID 19 tanpa henti.

Pandemik 1

Menurut seorang penggali bernama Adang, kes kematian di Indonesia tiba-tiba meningkat semenjak Ogos sehinggakan tanah perkuburan yang baru dibuka 3 minggu lalu pun hampir penuh dengan lebih 700 jenazah COVID 19 ditanam di sana. Uish banyak gila! 

Katanya, kalau sebelum COVID 19 mungkin hanya 3 ke 4 lubang yang perlu digali setiap hari tetapi semenjak wabak menular, mereka terpaksa menggali kubur sebanyak yang mungkin setiap hari.

Pandemik 2

Paling banyak digalinya sehari ialah 40 buah lubang dan mereka terpaksa bekerja dari pukul 7 pagi sehinggalah jam 10 malam.

“Malam-malam jam 9 masih menggali dalam keadaan hujan turun deras. Ya kalau kami-kami di sini gak kerjanya ekstra mungkin kasihan juga banyak jenazah yang terlantar,” kata Adang.

Tambah Adang lagi, dia juga sudah terlalu penat terpaksa menguburkan jenazah hampir 30 ke 40 orang sehari. Oleh itu dia meminta masyarakat Indonesia untuk tolong patuhi arahan kerajaan.

“Jangan berkumpul, virus itu memang benar ada.” 

View this post on Instagram

Nyesss menonton ini. Mari repost ramai-ramai, please🙏 Kematian di mana-mana. Kenyataan bahwa kita dan keluarga masih Allah lindungi bukan berarti bisa bersikap selow dan mengabaikan protokol sehat- sederhananya pakai masker- saat keluar rumah. Semoga Allah melindungi semua. Para nakes di garda depan, juga kita semua dan keluarga, serta mereka yang berada di garda belakang seperti di video. Perbanyak doa. Hentikan rantai penyebaran dengan menahan langkah, di rumah saja kecuali terpaksa. Beri pengertian pasangan, anak-anak dan keluarga besar. Semoga kita bisa melalui pandemi ini, tanpa harus melewati fase kehilangan- seperti yang harus dipikul saudara-sebangsa kita yang anggota keluarganya telah mendahului, sebab wabah yang terjadi. 🙏 (Dan kepada semua yang saat ini sakit, atau keluarganya sedang sakit, semoga Allah kuatkan dan berikan kesembuhan. Kita aamiinkan bersama🙏) @kitabisacom #video #viral #penggalikubur #pandemi #corona #wabah #asmanadia #fakta

A post shared by Asma Nadia (@asmanadia) on

Marilah kita doakan semoga warga Indonesia terus kuat dan tabah menghadapi dugaan ini. Yang paling penting kita semua ikutilah SOP yang ditetapkan kerajaan untuk elak virus ini terus merebak.

Baca: “Dah masuk 5 angka!” – Kes COVID 19 di Malaysia Lebih 10,000, Warga Emas Paling Ramai Terkesan Coronavirus

Malayskia

Sumber: Instagram
Sumber: Instagram

Ikuti kami di Facebook, Youtube, Twitter, and Instagram untuk berita terkini setiap hari.